Minggu, 29 Mei 2016

Tempat Yang cocok untuk wisata Dhamma

DharmaYatra


Beberapa tempat yang bisa menjadi tujuan wisata agama buddha :

1.    Lumbini (Rummindei)
        
    Di tempat ini terdapat beberapa bangunan sebagai pentunjuk pangeran Siddharta lahir antara lain :
a)    Pilar Asoka yang didirikan oleh Raja Asoka.
b)     Vihara Mayadevi merupakan sebuah tempatpersembahyangan yang memiliki sebuah rupang yang menggambarkan tentang Ratu Mahamaya yang memegang cabang pohon sala  dan bayi yang baru lahir berdiri di atas bunga teratai.
c)      Pada Januari 1996 ditemukan sebuah batu prasasti yang dibuat raja Asoka diantara 7 lapis batu bertuliskan “Disinilah Sang Buddha dilahirkan”. Lihat gambar disamping!


2.    Bodhgaya (berada di pinggir sungai Neranjara)

        Bodhgaya dikenal dengan nama Hutan Uruvela. Disini tempat dimana pangeran Siddharta mencapai penerangan sempurna di bawah pohon bodhi. 
Di Bodhgaya terdapat :
·        - Stupa Mahabodhi tingginya mencapai 170 kaki dengan kaki dasar 50 kaki persegi. Dibangun dengan bata baru yang tersusun rapi dan di plester dan disetiap lekukan dinding terdapat Buddharupang dan altar dilantai atas.
- Pohon Bodhi yang terletak di Stupa Mahabodhi
·        - Vajrasan yaitu tempat pangeran Siddharta saat menjadi Buddha

3.     Taman Rusa Isipatana (Sarnath)

Taman Rusa isipatana merupakan tempat sang Buddha membabarkan Dharma yang pertama kepada lima orang pertapa.Di Sarnath ini raja Asoka mendirikan :
o   Dhamekh Stupa : sisa tanda kejayaan Sarnath yang dulunya Stupa Dhammacakka. Dhamekh Stupa didirikan Raja Asoka dengan bentuk menara silenda.

o   Pilar Asoka yang tingginya 1525 meter dengan simbol Dhammacakka yang sekarang menjadi simbol negara India.

o   Chaukhandi stupa yang sebagai tempat Buddha bertemu murid pertamanya.

o   Vihara Mulagandhakuti yang digunakan sebagai tempat memuja untuk kebaktian.

4.    Kusinara (kushinagar)
Tempat ini merupakan tempat parinibana Sang Buddha. Untuk memperingati tempat ini maka didirikan :
Ø  Mahaparinibana Stupa
Ø   Sebuah vihara yang memiliki Buddha Rupang besar yang menghadap ke Timur.
Ø  Makutabhandana Cetiya (stema kremasi) untuk memperingati tempat jazat Buddha di kremasikan.
Ø  Kolam Rambahar Jhil yang kering di musim panas.